Page 2 - Tabloid Terbang.cdr
P. 2

Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan  .mazmur 127Edisi :

  IX/Oktober/2018/hal 1Official tabloid of Terang Bangsa Christian Senior High School



     RENUNGAN



     Rich Great Dream
     Apa  itu  mimpi?  Kebanyakan  orang  menyebutnya  dengan
     cita-cita.  Namun,  bagi  saya  pribadi  mimpi  adalah  sebuah
     harapan.  Harapan  yang  lahir  dari  hati  yang  memiliki
     keinginan kuat untuk mewujudkan harapan itu.
     Penting  bagi  setiap  orang  untuk  memiliki  mimpi.  Mimpi
     memicu  kita  untuk  berjuang.  Berjuang  untuk  mewujudkan
     mimpi  itu  sendiri.  Bahkan,  jika  mereka  harus  berkorban,
     mereka menjadi mampu karena hidup mereka tertuju pada
     satu tujuan, yaitu harapan yang telah mereka bangun.
     Banyak alasan mengapa seseorang memiliki mimpi. Salah
     satunya adalah keinginan untuk merubah kehidupan menjadi
     lebih baik. Orang yang memiliki mimpi pada akhirnya akan
     membuat dirinya berusaha keras dalam mewujudkan mimpi                          Bahkan pepatah dari presiden kita Bapak Joko Widodo juga
     yang  dimilikinya.  Saat  melakukan  usaha  keras  itulah  ia                 mengatakan  “Kalau  kamu  tidak  bisa  mengelola
     membawa  dirinya  untuk  naik  tingkat,  dalam  bidang                        ketakutanmu,  kamu  tidak  akan  bisa  mengelola
     pengetahuan, sosial, maupun material.                                         kesuksesanmu.  Jadi,  jangan  pernah  melangkah  dengan
     Tentu  saja  banyak  jalan  untuk  menggapai  impian.  Saya                   keragu-raguan,  kecemasan  apalagi  ketakutan  dalam
     pribadi tidak bisa menjelaskan secara spesifik karena yang                     meraih mimpimu!
     saya tahu, ketika saya memiliki impian, ada sebuah kekuatan                   Bagaimana cara untuk kita melawan rasa takut, cemas, dan
     dan  keyakinan  dalam  hati  bahwa  saya  akan  mampu                         ragu-ragu  hingga  kita  dapan  terus  mantap  mencapai
     mewujudkan impian tersebut. Saya percaya Tuhan melihat                        tujuan? Sederhana. Hanya dengan berdoa dan berusaha.
     hati dan ketika saya benar-benar mengimani impian tersebut                    Selain  kita  percaya  bahwa  Tuhan  juga  akan  turut  ambil
     Tuhan akan campur tangan dan ambil bagian dalam proses                        bagian dalam setiap proses, kita juga perlu usaha meraih
     meraih impian dan harapan saya.                                               mimpi  kita.  Seberapa  besar  usahamu  akan  menentukan
     Hanya  saja,    ada  yang  perlu  di  perhatikan  dalam  proses               keberhasilanmu.
     mewujudkan impian.                                                            Selain kita mempercayakan segala sesuatu pada Tuhan,
     Yang pertama, selain mimpi itu memang lahir dari hati kita,                   kita juga perlu berhati-hati dalam memilih pergaulan. Setiap
     kita juga harus punya komitmen dalam usaha mewujudkan                         orang  yang  terdekat  dengan  kita  sangat  mempengaruhi
     mimpi yang kita miliki. Kedua, kita harus memperjuangkan                      proses pencapaian mimpi. Mulai dari orang tua, guru hingga
     mimpi kita.   Sekalipun dalam prosesnya seakan kita tidak                     teman.  Terutama  adalah  teman.  Dengan  siapa  kamu
     melihat  kejelasan  tapi  teruslah  berjalan  dalam  keyakinan                berkumpul,  seperti  itulah  kamu.  Tidak  bisa  dipungkiri
     bahwa kita akan berhasil meraih mimpimu. Ketiga, apapun                       pengaruh  terbesar  adalah  dari  lingkungan  atau  teman
     yang  terjadi  dalam  proses  meraih  mimpi,  jika  dalam                     sebaya  kita. Ada  masa  seseorang  mengalami  fase–fase
     perjalanan kita pernah gagal, jangan berfikir dunia berhenti                   tertentu  dalam  kehidupannya  dan  ketika  kita  tidak  bisa
     dan kita merasa tidak mampu untuk mewujudkan mimpi itu.                       memiliki filter yang baik, secara otomatis fokus kita akan
     Jadi  cobalah  untuk  berdamai    dengan  diri  sendiri  baru                 teralihkan dengan hal-hal yang bisa membuat kita tidak bisa
     lanjutkan  perjalanan.  Terakhir,  manfaatkan  setiap                         mencapai mimpi kita. Berkumpulah dengan komunitas yang
     kesempatan yang datang dengan sebaik-baiknya. Jangan                          memiliki pengaruh positif!
     berhenti sebelum mimpi itu menjadi kenyataan.                                  “Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan yang
     Berhati-hatilah,  karena  banyak  diantara  kita  justru  sering              gagah  perkasa,  sebab  Ia  sendiri  yang  menginjak-injak
     mengizinkan  penghalang  masuk  ke  dalam  hati  kita  dan                    lawan kita.” Ayat ini menjadi rhema dalam hidup saya dalam
     menggoyahkan kita dalam perjalanan mewujudkan mimpi.                          setiap proses perjalanan saya dalam meraih mimpi. Melalui
     Penghalang itu sering berupa keragu-raguan, ketakutan, dan                    ayat tersebut Tuhan seperti ingin menunjukkan bahwa kita
     kecemasan. Ketiga penghalang ini tak jarang meruntuhkan                       mampu melakukan segala sesuatu bersamaNYA terutama
     tekad kita dan membuat kita berhenti meraih mimpi. Namun                      dalam  kita  meraih  mimpi,  karena  DIA  sendiri  yang  akan
     ingat bahwa dalam Ayub 3: 25-26 dikatakan “Karena yang                        menginjak-injak lawan kita. Lawan kita dalam proses meraih
     kutakutkan,  itulah  yang  menimpa  aku,  dan  yang  ku                       mimpi adalah penghalang yang bisa membuat kita tidak bisa
     cemaskan, itulah yang mendatangi aku. Aku tidak mendapat                      fokus  dalam  meraih  mimpi  kita  yaitu  ketakutan,
     ketenangan dan ketentraman; aku tidak mendapat istirahat,                     kekhawatiran, keragu-raguan. Dan itu justru muncul kari diri
     tetapi kegelisahanlah yang timbul”. Banyak orang yang gagal                   kita sendiri.  Jadi perlu kita tanamkan dalam hati kita bahwa
     karena  mereka  takut  untuk  mencoba,  takut  untuk                          ketika kita berjalan bersama Allah, kita harus percaya bahwa
     melangkah, takut gagal, takut tidak berhasil.  Padahal dalam                  kita  akan  melakukan  perbuatan-perbuatan  yang  gagah
     Alkitab telah dikatakan justru apa yang kita pikirkan itu yang                perkasa  karena  Tuhan  yang  akan  berikan  kesanggupan
     akan menimpa kita.                                                            dalam kita melakukan bagian kita.




     Pelindung             : Drs. Sungkowo Prihadi             Liputan              : Priscilla Ivana K. ( X- Joshua ), Adinda Dika P. S ( X- Joshua ),
     Penanggung Jawab: Widyasih S.M.T, S.Si., M.Pd.                                   Timothea Sharleen S ( X- Joshua )
     Guru Pendamping  : Monika Siwi P., S.Pd.                  Penulis Naskah       : Immanuel Peter S. P ( XI- Luke ), Theosa Seciora M. C ( XI- Luke ),
     Bendahara             : Iin Kristina, SE.                                        Feronika Akwila K ( XI Luke ), Karenina Sherren A ( XI- Matthew ),
     Koordinator           : Angelina Dwi A. A                                        Stefani Cinthia. K ( XI- Peter )
   1   2   3   4   5   6   7