Page 4 - Tabloid Terbang.cdr
P. 4

Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan  .mazmur 127Edisi :

  IX/Oktober/2018/hal 1Official tabloid of Terang Bangsa Christian Senior High School


                                                                                   Saya menunggu hingga jam 5 akan tetapi rasa pesimis telah
  Denok Kenang                                                                     masuk ke dalam diri saya karena saya merasa tidak puas

                                                                                   dengan tes saya dan merasa banyak peserta yang lebih
                                                                                   baik daripada saya tapi saya tetap menyerahkan semuanya
      Nama  saya  Tan,  Alodia  Claudie                                            kepada  Tuhan.  Sekitar  jam  6,  panitia  mengumumkan
      Nathali, saya siswi kelas XI-David.
      Sebenarnya,  saya  tidak  memiliki                                           peserta yang masuk ke 25 pasang finalis denok kenang
                                                                                   2018, saya mengharapkan nama saya disebutkan tapi saya
      niat  sama  sekali  untuk  mengikuti                                         sudah pesimis.
      denok  kenang  karena  itu  bukan
      “style” saya, akan tetapi berkat sr.                                         Puji Tuhan ternyata nomor saya dipanggil saya termasuk
                                                                                   dalam 25 pasang finalis denok kenang 2018 bersama kak
      Wiwid  yang  menawarkan  kepada                                              Viona,  kak  Axelyn,  kak  Dimas  dan  kak  Genta.  Setelah
      saya  dan  bilang  kalau  dia  mau
      mengembangkan talenta saya,                                                  pengumuman,  para  finalis  dibriefing  untuk  kegiatan
                                                                                   karantina  dari  hari  minggu  sampai  hari  jumat.  Kegiatan
      maka saya “iya”kan tawaran untuk mengikuti audisi denok                      karantina sangat melelahkan dan menguras tenaga karena
      kenang. Apa salahnya mencoba mengikuti audisi ini kan?
      Saya meminta ijin dari orang tua dan mereka mengijinkan                      saya harus bangun pagi untuk make up dan masih harus
                                                                                   mencari hal-hal yang dibutuhkan yang diberitahu mendadak
      saya  mengikuti  audisi  bila  itu  yang  saya  mau.  Saya                   oleh  pihak  panitia.  Meskipun  karantina  ini  sangat
      mengisi formulir dan melakukan registrasi di disbudpar                       melelahkan  dan  membuat  saya  ijin  tidak  masuk  sekolah
      serta diberi kisi-kisi mengenai tes tertulis pada saat audisi.               selama  seminggu,  saya  mendapatkan  banyak  hal  yang
      Setelah saya menerima kisi-kisi, saya menyadari bahwa                        berharga dan tidak terlupakan seperti pengalaman, teman
      saya sama sekali tidak memiliki pengetahuan mengenai                         baru, wawasan baru, pengetahuan baru dan masih banyak
      pariwisata  dan  kota  Semarang  yang  mendalam  akan                        lagi. Saya tidak yakin bisa masuk ke 6 besar karena pada
      tetapi,  saya  belum  mempersiapkan  diri  karena  hari  H                   masa  karantina,  saya  tidak  terlalu  aktif  dan  tidak  terlalu
      masih sangat jauh.                                                           menonjol, saya berpikir kalau dapat juara atribut saja saya
      Hari  demi  hari  berlalu  dan  saya  masih  belum                           sudah sangat bersyukur, bahkan tidak mendapatkan juara
      memperbanyak  wawasan  mengenai  pariwisata  dan
      Semarang karena saya sebenarnya tidak berniat untuk                          apapun saya sudah sangat bersyukur karena saya sudah
                                                                                   mendapat  banyak  pengalaman  dan  tergabung  ke  dalam
      lolos  pada  saat  audisi.  Tibalah  dua  minggu  sebelum                    komunitas denok kenang. Pada masa karantina hari rabu,
      audisi  dan  kita  mulai  dilatih  catwalk(yang  merupakan                   kita melakukan ujian tertulis, wawancara dan presentasi.
      salah satu kriteria penilaian saat audisi). Pada H-7, saya                   Sebenarnya,  saya  merasa  kurang  puas  dengan  hasil
      masih  belum  mempersiapkan  diri  sama  sekali  karena                      wawancara  dan  presentasi  saya  karena  pikiran  saya
      banyaknya  tugas  yang  harus  diselesaikan.  Saya  baru                     sedang “buntu” dan tidak bisa berpikir secara maksimal.
      mulai  belajar  untuk  tes  tertulis  pada  saat  dua  hari                  Tibalah hari H grand final, pada hari itu, saya sudah merasa
      menjelang audisi dan pada satu hari sebelum audisi, saya                     lelah sejak pagi karena sehari sebelumnya kita gladi kotor
      baru  memulai  membiasakan  diri  menggunakan  high                          sampai  malam  dan  sangat  melelahkan.  Pada  hari  grand
      heels karena audisi diwajibkan menggunakan high heels.                       final,  kegiatan  dimulai  dari  pagi  untuk  gladi  bersih  serta
      Pada H-1, para peserta audisi denok kenang 2018 dari
      Terang Bangsa latihan bersama dengan bimbingan Sr.                           persiapan untuk grand final. Saya berharap pada saat grand
                                                                                   final nama saya dipanggil dan masuk ke 6 besar akan tetapi
      Argo,  kak  Yonathan  Danta  dan  kak  Yohanes  Danta.                       ternyata saya tidak masuk 6 besar. Saya sedih tetapi saya
      Setelah latihan, kita semua dibriefing oleh Ms.Rosa untuk
      persiapan audisi keesokan harinya, pada saat itu barulah                     menghibur diri saya karena saya tahu bahwa pengalaman
                                                                                   yang  sudah  saya  dapat  selama  karantina  inilah  yang
      timbul  keinginan  saya  untuk  lolos  mengikuti  audisi.                    terpenting.  Tibalah  waktunya  saat  pengumuman  juara
      Tibalah hari H dan saya bangun pagi untuk make up di                         1,2,3,  harapan  1,2,3  dan  3  juara  atribut.  Saya  berharap
      rumah teman karena sebenarnya saya tidak bisa make up                        nama saya disebukan pada saat pengumuman juara atribut
      sendiri, lalu saya berangkat ke DP Mall untuk mengikuti                      akan tetapi, saya sudah merasa pesimis dahulu. Puji Tuhan
      tes tertulis, wawancara dan catwalk. Sesampainya di DP                       nama  saya  terpanggil  saat  pengumuman  juara  atribut
      Mall,  saya  daftar  ulang  dan  menunggu  acara  dimulai                    kepariwisataan, saya terkejut dan tidak menyangka kalau
      sambil mempersiapkan diri lagi untuk tes tertulis. Acara                     saya  menang  sebagai  denok  kepariwisataan.  Saya
      pada  hari  itu  dimulai  terlambat,  diadakan  pembukaan                    mengucap  syukur  kepada  Tuhan  karena  Dialah  yang
      terlebih  dahulu  lalu  tes  tertulis,  saya  berusaha                       memampukan saya menjadi juara denok kepariwisataan.
      mengerjakan tes tertulis sebaik mungkin dan setelah itu
      diberi waktu istirahat.                                                      Setelah  saya  mengikuti  proses  pra  audisi  sampai  pasca
                                                                                   grand  final  ini,  wawasan  saya  mengenai  Semarang  dan
      Setelah istirahat ada tes catwalk, saya sangat grogi dan                     pariwisata semakin bertambah dan saya diajarkan banyak
      saya  tidak  pernah  terpikir  untuk  melakukan  catwalk                     hal  selama  hari-hari  tersebut.  Saya  menyadari  bahwa
      karena saya tidak ada minat sama sekali dalam modeling.                      kepariwisataan dan budaya di Semarang sangat luas dan
      Saya melakukan catwalk dengan sebaik mungkin akan                            terdapat  banyak  keunikan  di  dalamnya  yang  harus  kita
      tetapi  karena  grogi  maka  hasilnya  tidak  maksimal.                      lestarikan dan kembangkan terlebih lagi. Banyak hal yang
      Setelah  catwalk,  kita  diarahkan  untuk  melakukan  tes                    saya pelajari dan hal-hal tersebut mengubah mindset saya
      selanjutnya yaitu tes wawancara di mana disediakan dua                       serta  membuat  saya  bertindak  lebih  dewasa  dan
      pilihan  dan  kita  harus  menjawab  satu  pilihan  serta                    bertanggung  jawab  dengan  beban  yang  ditanggung
      memberikan  alasannya.  Pada  saat  wawancara,  saya                         bersama dengan 49 finalis lainnya. Akan tetapi, beban ini
      ragu dengan jawaban saya karena jawaban saya lebih
      panjang dibandingkan keempat peserta lainnya. Setelah                        bukan  merupakan  sesuatu  yang  negative  tetapi  sesuatu
                                                                                   yang positif dan sangat bermanfaat untuk mengembangkan
      wawancara,  kita  punya  waktu  kosong  karena  para  juri                   diri.  Sekian  cerita  dari  saya,  terima  kasih.  Tuhan
      berunding dan jam 5 akan diumumkan 25 pasang finalis
      denok kenang 2018.                                                           memberkati.
   1   2   3   4   5   6   7   8   9