Page 5 - Tabloid Terbang.cdr
P. 5

Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan  .mazmur 127Edisi :

  IX/Oktober/2018/hal 1Official tabloid of Terang Bangsa Christian Senior High School



  Denok Kenang


                                                                                    Acara  pun  dimulai  dan  berlangsung  seperti  biasa-biasa
                                                                                    saja.  Saat  memasuki  penunjukan  enam  besar  finalis
                                                                                    jantung saya berdebar sangat kencang. Dan nomor saya
                                                                                    pun terpanggil. Saya bersama pasangan saya pun sempat
      A u d i s i   D e n o k   K e n a n g                                         bertanya-tanya  bagaimana  bisa  kami  berdua  masuk
      Semarang  merupakan  suatu                                                    bersamaan. Karena pada waktu gladi resik kami sempat
      hal yang tidak asing terdengar                                                berpasangan  dan  berharap  itu  tak  hanya  sekedar  gladi
      di  telinga  saya.  Namun  untuk                                              resik namun akan terjadi sungguhan. Kami berdua sangat
      mengikutinya,  tidak  pernah                                                  lega  dan  bahagia,  kami  menjawab  pertanyaan  juri
      terlintas sedikit pun. Akan tetapi                                            menggunakan  bahasa  Inggris  yang  sudah  merupakan
      niat  itu  tiba-tiba  muncul  ketika                                          perjanjian kami berdua apabila masuk enam besar. Dan
      dua guru saya,   Sir Wiwid dan                                                inilah  saat  yang  di  tunggu-tunggu,  pengumuman
      Miss  Rosa  mendukung  saya                                                   pemenang.
      untuk  mendaftar  audisi  denok                                               Saya pun terpanggil sebagai pemenang Juara Harapan 1
      kenang ini.                                                                   denok yang membuat saya sangat senang karena semua
       Awalnya memang sempat pesimis mengikuti kompetisi                            jerih  lelah  saya terbayarkan  dan tidak sia-sia. Keluarga
      yang cukup bergengsi ini. Beruntung   guru-guru terus                         saya merasa sangat bangga dengan saya karena sejauh
      membangkitkan  semangat  saya.  Hari  demi  hari  saya                        ini  saya  baru  kali  ini  membuat  suatu  pencapaian.  Miss
      lalui  dengan  berlatih  catwalk.  Sakit,  lelah,  rasa  ingin                Rosa adalah salah satu guru yang selalu medorong saya
      mengakhiri proses itu pasti ada. Meski begitu saya tahu                       hingga dapat meraih juara, tak lupa peran Kepala Sekolah
      itu bukan pilihan yang tepat. Yang paling tepat adalah                        dan Sekolah yang sudah sangat berjasa bagi saya.
      saya jadikan sakit dan lelah itu sebagai motivasi untuk
      saya menyelesaikan proses yang ada.
       Saya bersukur saat melewati proses yang cukup berat
      buat  saya,  ada  sosok  yang  terus  memberi  saya
      dorongan.  Kedua  orang  tua  saya,  terus  mengambil
      peran  sebagai  motivator  untuk  saya  tetap  kuat.  Dari                              Tan, Alodia Claudie. N
      merekalah  rasa  optimis  muncul  dari  dalam  diri  saya
      untuk mengikuti kompetisi ini.                                                          Juara Nominasi
      Tibalah saat catwalk. Disini saya sempat merasa bahwa
      sangat tidak mungkin untuk lolos lantaran ada kejadian                                  Denok Kepariwisataan
      tak terduga saya alami di atas catwalk. Ketika berpose,
      posisi kaki saya kurang pas yang mengakibatkan saya
      nyaris terjatuh saat momen menentukan ini. Itulah titik
      terendah saya dimana saya merasa sangat malu dan
      kehilangan  kepercayaan  diri  untuk  dapat  lolos  dalam                               Viona Christabel
      seleksi ini.   Dan Tanpa saya duga sama sekali, saya
      mendengar  juri  menyebut  nomor  099.    Nomor  099                                    Juara Harapan Satu
      menjadi salah satu nomor yang lolos seleksi.
      Memasuki masa karantina, diawal saya merasa sangat                                      Denok Semarang 2018
      jenuh karena susah untuk berbicara dengan orang baru
      dan  jadi  sangat  pendiam  saat  itu.  Hari  kedua
      pembekalan materi, di hari itu saya sudah mulai bisa
      memulai  percakapan  dengan  orang  baru  dan  yang
      paling  tidak  terlupakan  adalah  saya  harus  senyum
      setiap  saat  yang  kadang  melelahkan.  Hari  ketiga
      berlangsung sangat menyenangkan. Di hari ke empat
      kami finalis melakukan tes, seperti tes wawancara dan
      presentasi.  Saya  melalui  semua  nya  dengan  tenang
      namun saat presentasi saya merasa kurang maksimal.
      Sebelum saya pulang saya mendapat pujian dari salah
      satu kakak pembimbing yang membuat saya tenang lagi
      dan optimis. Dua hari setelah itu adalah gladi kotor yang
      membuat semua badan saya sakit karena harus bisa
      menari atau joged semarangan.. kami latihan dari siang
      hingga malam dan sangat-sangat lelah. Ke esokan hari
      nya adalah hari yang di tunggu-tunggu. Gladi resik kami
      mulai dai pagi hingga siang. Sempat terjadi perubahan
      koreo joged dan hal lain yang sempat membuat kami
      bingung dan terburu-buru.
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10